Memulai Petualangan dengan Solana
Ingin belajar Solana development tapi bingun mulai dari mana? Post perdana ini membedah fondasi utamanya: kenapa memilih Solana dan bagaimana artsitektur intinya bekerja. Pahami dasarnya di sini sebelum kita mulai koding!
Halo developer masa depan!
Selamat datang di post pertama dari seri blog saya tentang perjalanan belajar Solana Development dengan Rust dan TypeScript. Saya membuat blog ini sebagai catatan pribadi, untuk memperkuat pemahaman saya, dan semoga bisa membantu teman-teman lain yang juga sedang memulai.
Di postingan perdana ini, kita tidak akan menyentuh kode sama sekali. Sebaliknya, kita akan membangun fondasi yang paling penting: memahami KENAPA kita memilih Solana dan BAGAIMANA cara kerjanya secara fundamental. Anggap saja ini peta sebelum kita mulai bertualang. Mari kita mulai!
Kenapa Kita Memilih Solana?
Di dunia blockchain, kenapa nama Solana sering disebut-sebut? Kalau anda Trader Crypto pasti karena Token MEME, tapi kalau kita lihat dari sisi developer, blockchain punya kelebihan yaitu:
- ⚡ Kecepatan Super: Bayangkan sebuah blockchain yang bisa memproses ribuan transaksi per detik (TPS). Sebagai perbandingan, Visa memproses sekitar 1.700 TPS. Solana secara teori mampu mencapai lebih dari 65.000 TPS. Ini membuka pintu untuk aplikasi yang tidak mungkin dibuat di blockchain yang lebih lambat.
- 💸 Biaya Super Murah: Pernah coba transaksi di blockchain lain dan kaget dengan "biaya gas" yang mahal? Di Solana, biaya transaksi sangat kecil, seringkali kurang dari Rp100 per transaksi. Ini membuatnya ideal untuk aplikasi dengan banyak interaksi, seperti game, media sosial, atau sistem voting.
Saya pribadi tertarik dengan Solana karena potensinya di dunia game. Kecepatannya memungkinkan pengalaman pengguna yang mulus, hampir seperti aplikasi Web2 biasa.
Memahami Cara Kerjanya
Oke, kita sudah tahu Solana itu keren. Tapi... gimana sih cara kerjanya? Konsepnya agak berbeda dari yang mungkin Anda bayangkan. Agar mudah, mari kita gunakan analogi sebuah kantor dengan lemari arsip.
Semuanya adalah Akun (Lemari Arsip)
Di Solana, hampir semua hal yang Anda simpan adalah "Akun" (Account). Anggap saja Akun ini adalah laci-laci di dalam lemari arsip raksasa. Setiap laci punya label dan tujuan spesifik.
- Akun Data: Laci untuk menyimpan informasi. Misalnya, data profil pengguna, isi sebuah postingan blog, atau skor tertinggi dalam game.
- Akun Program: Laci khusus yang isinya bukan data, melainkan buku panduan instruksi (logika). Ini adalah smart contract kita. Laci ini ditandai "Hanya Boleh Dieksekusi".
- Akun Native (Token): Laci untuk menyimpan "uang" asli Solana, yaitu token SOL.
Intinya: Logika (Program) dan Data (State) disimpan secara terpisah. Ini adalah perbedaan besar dari blockchain lain seperti Ethereum.
Program itu 'Bodoh' tapi Rajin (Pekerja Kantor)
Program (smart contract) di Solana itu stateless, artinya ia tidak punya memori sendiri. Anggap saja program ini adalah seorang pekerja kantor yang sangat rajin dan patuh pada aturan, tapi pelupa.
Dia punya buku panduan (logika program), tapi dia tidak tahu harus mengerjakan apa atau menggunakan data dari laci mana sampai kita memberitahunya secara eksplisit.
Kurir dan Surat Perintah (Transaksi & Instruksi)
Jadi, bagaimana cara kita menyuruh si pekerja kantor (Program) untuk melakukan sesuatu? Kita mengirim Transaksi.
Anggap Transaksi ini adalah seorang kurir yang membawa surat perintah (Instruksi). Di dalam surat perintah itu tertulis dengan sangat jelas:
"Hai Pekerja [Nama Program], tolong jalankan tugas dari buku panduanmu halaman 5 (misalnya, fungsi update_post). Untuk melakukan ini, kamu butuh data dari laci [Alamat Akun Data] dan izin dari [Tanda Tangan Pengguna]."
Si kurir (Transaksi) akan menyerahkan surat ini, dan si pekerja (Program) akan melaksanakannya tanpa bertanya-tanya. Sebuah transaksi bahkan bisa membawa beberapa surat perintah sekaligus untuk dikerjakan secara berurutan.
Kesimpulan & Intinya (TL;DR)
Jika Anda merasa sedikit pusing, jangan khawatir! Ini rangkumannya:
- Kenapa Solana? Karena super cepat dan super murah.
- Bagaimana cara kerjanya?Data disimpan dalam Akun.Logika disimpan dalam Program (smart contract).Keduanya terpisah.Kita menyuruh Program untuk bekerja pada Akun tertentu dengan mengirim Transaksi yang berisi Instruksi.
Pahami empat poin di atas, dan Anda sudah memiliki 80% fondasi teori yang dibutuhkan!
Apa Selanjutnya?
Di postingan berikutnya, kita akan berhenti berteori dan mulai praktik! Kita akan siapkan semua 'peralatan perang' (tools) yang dibutuhkan di komputer kita untuk mulai coding di Solana. Stay tuned!