Back to writing
Japanese May 11, 2026 2m read

Hiragana, Katakana dan Kanji

Bahasa jepang memiliki tiga jenis Alat Tulis yang berbeda, dan semuanya bisa digunakan bersama dalam satu kalimat.

Hutomo S. Kartiko
Hutomo S. Kartiko
Fullstack & Web3 Engineer

Penggunaan ketiga jenis huruf ini pada sebuah kalimat yaitu untuk membedakan fungsi gramatikal dan arti.

Hiragana (ひらがな)

Digunakan untuk menulis kata-kata asli Jepang yang terdiri dari 46 karakter dasar. Karakteristik dari huruf ini memiliki ciri khas yaitu bentuknya melengkung dan lembut. Huruf-huruf ini digunakan untuk membentuk kata, partikel dan akhiran kata kerja. Biasanya digunakan juga untuk furigana (bacaan kanji) yang diletakkan di atas kanji untuk membantu membaca kata-kata yang sulit.

Contoh:

あ = a

い = i

う = u

え = e

お = o

Katakana (カタカナ)

Katakana bentuknya lebih kaku dan tajam dibanding Hiragana. Fungsinya digunakan untuk menulis kata serapan dari bahasa asing (gairaigo), nama orang/tempat asing, efek suara (onomatope), brand dan penekanan.

コーヒー = koohii (kopi)

サッカ = sakka (soccer/sepak bola)

Sama seperti Hiragana, katana memiliki 46 karakter dasar, yang berbeda hanya bentuk tulisannya, seperti:

ア = a

イ = i

ウ = u

Kanji

Merupakan karakter yang punya makna/arti langsung. Satu karakter bisa memiliki lebih dari satu cara baca (biasanya Onyomi dan Kunyomi). Contohnya:

山 = gunung

川 = sungai

人 = orang

日 = matahari/hari

Kenapa bahasa Jepang menggunakan Kanji? Karena bahasa Jepang punya banyak kata yang bunyinya mirip, seperti kami yang bisa berarti:

  • Tuhan
  • Rambut
  • Kertas

Kalau pakai kanji:

神 = Tuhan

髪 = rambut

紙 = kertas

Contoh Penggunaan

わたしはアメリカへ行きます (Watashi wa Amerika e ikimasu - Saya pergi ke Amerika)

Di situ terdapat:

わたし, は, へ, きます = hiragana

アメリカ (Amerika) = katakana

行 (pergi) = kanji